Kembali ke Laptop?

“Kita kembali ke ….., laptop!” begitu kata Tukur Arwana. Silahkan saja, asal laptopnya diletakkan diatas meja. Kalau laptopnya dipangku di atas paha yang dirapatkan, itu sangat berbahaya. Kenapa?

Menurut ahli urologi dari Universitas New York, Amerika Serikat, laptop yang diletakkan seperti itu dapat mempengaruhi tingkat kesuburan. Bahkan yang lebih ekstrim, berujung pada kemandulan.

Memangku laptop yang menyala di atas kedua paha yang dirapatkan, diketahui akan memacu peningkatan temperatur skortum dan pada akhirnya akan mempengaruhi proses spermatogenesis atau produksi sel-sel sperma.

Kesimpulan itu diambil setelah dilakukan penelitian terhadap 30 pria usia 21-35 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok yakni yang menggunakan laptop dan tidak. Temperatur yang menggunakan laptop ternyata meningkat lebih tinggi dibanding yang tidak memakai laptop meski pada kedua kelompok itu sama-sama dirapatkan pahanya.

Menurut urolog, peningkatan temperatur skortum akan mengganggu proses spermatogenesis. Jika proses tersebut terganggu, maka secara otomatis jumlah, kualitas, morfologi, dan mortilitas sperma menjadi berkurang. Jika dibiarkan terus menerus maka akan menyebabkan kerusakan pada testis yang berujung pada resiko kemandulan.