Suplemen Peningkat Libido

Terua Terang Lewat Belakang

Seiring perkembangan teknologi informasi, beragam pengetahuan kini merambah ke mana saja. Juga menyentuh pada bidang seksologi. Dulu, tidak ada dalam pikiran kita bahwa berhubungan seks dapat dilakukan lewat 'pintu belakang' ( anal seks ). Kini tontonan seperti itu mudah dilihat, alhasil mulai ditiru.

Dalam Sehat Plus ( Januari 2006 ), misalnya, ada pemuda usia 27 tahun mengaku terus terang pada konsultan, bahwa dirinya kerap melakukan anal seks. Setiap melakukan anak seks, dia mengunakan handbody dan minyak sawit sebagai pelumas. Karena dihantui kekhawatiran, dia pun menanyakan kepada seksolog. Bagaimana jawaban seksolog?

hubungan seks melalui anus kerap menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman, khusunya bagi pihak wanita. Tapi kadang pria juga mengeluh sakit. Dengan bahan pelicin, rasa sakit seperti itu dapat diatasi.

Namun kalau si pacar merasa senang dan bersedia serta tidak menimbulkan rasa sakit, seksolog mempersilahkan untuk melakukannya. Tapi andaikata tidak menyenangkan salah satu pihak dan menimbulkan akibat buruk baik fisik maupun psikis, sebaiknya hentikan saja. Memang, hubungan meniru 'Robot Gedheg" tidak menyebabkan kehamilan, namun anus bukan bagian tubuh yang bersih, apalagi steril, hiiiii.