Suplemen Peningkat Libido

Wanita Stop Ngesex

Sedikit banyak seks bisa jadi kunci keberhasilan sebuah hubungan. Terutama bagi pasangan suami istri. Jika wanita memutuskan untuk berhenti ngeseks, permasalahan besar bisa terjadi pada Anda.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada pasangan. Ada 6 alasan penting yang biasanya dialami wanita hingga akhirnya ia memutuskan untuk menolak ajakan bercinta. Ini dia:

Marah

Kebanyakan wanita tak ingin bersentuhan dengan pria yang sedang bermasalah dengannya. Biasanya ini ia lakukan hanya sekedar untuk mengingatkan bahwa ia sedang marah pada Anda. Namun jika Anda tak pintar-pintar mengambil hatinya dan mencari tahu penyebab kemarahan itu, masalahnya malah akan tambah runyam.

Cobalah bicara dengannya dan perlahan-lahan cari tahu apa yang membuatnya marah. Jika ia menampik dengan kata "tidak", alihkan pembicaraan lalu perlahan kembali lagi ke topik semula. Jika Anda berhasil, permainan seks setelah masalah mencair malah biasanya jadi lebih hot dari biasanya.

Banyak Pikiran

Kemungkinan kedua adalah, mungkin pasangan sedang banyak beban ataua pikiran. Pekerjaan, aktivitas sehari-hari, keluarga atau mungkin

kelelahan habis berpesta bisa jadi penghalang kegiatan seks. Biasanya dalam keadaan super lelah, wanita malah jadi ogah berhubungan intim.

Ketika ia pulang, tawarkan sedikit bantuan untuk meringankan pekerjaan rumahnya. Biarkan ia beristirahat tanpa perlu melakukan pekerjaan rumah dan Anda lah yang akan bertanggungjawab akan hal itu. Tindakan sederhana Anda ini mampu membuatnya merasa dicintai dan dihargai. Sebagai imbalannya, ia pasti akan melakukan apapun untuk Anda.

Tak Suka Seks

Tak semua wanita suka berhubungan intim. Penyebabnya macam-macam, tapi yang jelas di pikirannya seks adalah aktifitas yang sangat tidak menyenangkan. Jangan dulu antipati, coba pahami pasangan Anda.

Cari tahu apakah sebelumnya pasangan Anda punya pengalaman seks yang tak menyenangkan. Jika iya coba ubah pandangan pasangan terhadap hal tersebut dan tunjukkan padanya bahwa seks tak selamanya seperti yang ia pikirkan. Jangan memaksakan kehendak kepada pasangan, hal ini malah akan menambah fatal keadaan.

Merasa Tak Seksi

Tubuh bisa jadi hal yang paling sensitif bagi wanita. Jika pasangan merasa tak seksi maka tidak juga aneh jika ia kemudian menolak untuk berhubungan intim. Mungkin ia sudah mulai merasa gemuk atau seseorang memberi komentar miring tentang tubuhnya. Keadaan ini tampaknya sederhana, tapi bisa jadi sangat penting bagi mereka.

Berikan dorongan semangat untuknya. Jika ia memang tak suka dengan tubuhnya yang sekarang, inilah waktunya bagi Anda menunjukkan perhatian. Temani ia ke spa atau mungkin pergi jogging bersama bisa jadi kebiasaan baru untuk mempererat hubungan. Beritahukanlah padanya bahwa dengan tubuh seperti itu ia sudah cukup menarik. Jangan jatuhkan semangatnya atau mungkin memojokkan ia karena terlalu khawatir dengan penilaian orang.

Ia Berpikir Seks Membosankan

Salah satu alasan mengapa wanita enggan bercinta mungkin karena di matanya, seks bukan lagi hal yang menyenangkan. Seks tak ubah hanya sebagai kegiatan intim yang membosankan. Untuk hal yang satu ini Anda pasti sudah tahu solusinya.

Gunakan tempat dan posisi seks yang berbeda. Bulan madu kedua bisa jadi pilihan yang tepat. Makanan pembangkit gairah seperti strawberry dan cokelat bisa juga jadi pilihan Untuk hal yang satu ini Anda pasti tak akan kehabisan ide.

Ia Tak Lagi Tertarik Pada Anda

Pasangan menolak ajakan seks? Mungkin ini jadi satu pertanda bahwa ia sudah mulai bosan dengan Anda. Faktanya, jika Anda sudah tak menarik, tentu saja ini tak akan membuatnya bergairah. Kegiatan seks mungkin saja dilakukan dengan risiko mungkin akan terasa hambar.

Anda lagi-lagi harus pintar membaca keadaan. Apakah pasangan beberapa waktu belakangan sering menjaga jarak? Ini harus dipertanyakan. Jangan memaksakan hubungan yang tak lagi dilandasi cinta dan kasih sayang. Demikian dilansir dari Askmen, Rabu (17/1/2007).

Dari sekian banyak alasan mengapa wanita ogah bercinta, 6 alasan di atas adalah contoh kasus yang sering terjadi. Yang paling diperlukan adalah sedikit komunikasi namun tanpa putus. Bicarakan hubungan Anda, bicarakan kehidupan seks Anda dengan baik.