Nyeri Haid dan Infertil

Saya wanita 24 tahun dan sudah menikah 6 bulan dengan berat badan 38,5 kg. Dua bulan ini haid saya bermasalah, padahal saya tidak menggunakan alat kontrasepsi. Saat datang bulan rasanya sakit sekali di area perut. Saking sakitnya, saya tidak bisa bangun dari tempat tidur. Saya harus mengompreskan air hangat untuk meredakan nyerinya. Nyeri ini juga disertai dengan berak air, mual, muntah, dan pening. Terutama pada 4-5 hari pertama haid. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter kandungan. Katanya, saya terlalu kurus. Dokter memberi obat Aulin dan Evita 400xv. Gara-gara obat itu, jadwal haid saya mundur 2-3 hari. Bisakah dokter menjelaskan perihal nyeri yang saya alami itu? Jujur saya selalu was-was menjelang haid tiba. Apakah ini juga salah satu faktor kenapa saya tak kunjung hamil hingga sekarang?

Arti, Surabaya

Dari gambaran nyeri saat haid yang dirasakan, jika dikaitkan dengan belum mendapat kehamilan hingga usia pernikahan menginjak 6 bulan, bisa saling terkait, juga bisa tidak. Sebaiknya, Ibu Arti segera memeriksakan diri agar supaya terbebas dari rasa nyeri dan sekaligus bisa segera hamil.

Di RSU Dr Soetomo, Surabaya, pernah dilakukan penelitian tentang keterkaitan antara nyeri haid dengan infertilitas (sulit hamil). Ternyata, 68 persen nyeri haid dan infertilitas tersebut disebabkan endometriosis. Hasil itu tidak beda jauh dengan hasil penelitian pada beberapa RS di negara lain, yang melaporkan bahwa wanita dengan nyeri haid dan infertilitas, 50-70 persen disebebkan endometriosis. Jadi terdapat korelasi yang cukup kuat antara nyeri haid dan infertilitas dengan angka kejadian endometriosis.

Apa endometriosis itu? Endomertriosis adalah tumbuhnya selaput lendir rahim (endometrium) di luar rahim. Endometriosis memiliki sifat-sifat seperti endometrium aslinya. Termasuk merespon perubahan hormon yang dihasilkan indung telur. Seperti saat menstruasi, endometriosis akan mengeluarkan darah, hanya jumlah darahnya sedikit dan berada di rongga perut. Pengeluaran darah inilah yang diduga sebagai salah satu penyebab pemicu munculnya nyeri, selain adanya beberapa zat yang diekspresikan oleh sarang endometriosis tersebut, seperti prostaglandin. Yang semua itu diduga sebagai penyebab hambatan untuk tejadinya kehamilan.

Nah, Ibu tidak usah bingung dan was-was, langkah pertama adalah memastikan apakah keluhan yang dirasakan ibu terkait endometriosis atau tidak. Standar baku untuk menegakkan diagnosa endometriosis adalah dengan laparoskopi diagnostik, yaitu dengan memasukkan kamera panoramic ke dalam rongga perut, disambungkan ke alat monitor dan perekam. Pada beberapa kasus bisa dilanjutkan ke tindakan operatif. Salah satunya dengan membakar sarang endometriosis sehingga tidak aktif lagi dan tidak merespon hormon yang dihasilkan oleh indung telur.

Tentang obat yang disebutkan Ibu, sifatnya simtomatis untuk mengatasi nyerinya dan vit E yang diduga mempunyai efek mengutungkan terhadap fungsi reproduksi. Pengobatan definif saya kira harus segera dilakukan laparoskopi diagnostik. Semoga bermanfaat dan Ibu Arti terbebas dari rasa nyeri serta cepat hamil.