Bagaimana Anatomi Seksual Perempuan?

Kasat mata, seseorang perempuan dilihat sebagai perempuan adalah ketika ia memiliki vagina dan payudara. Vagina merupakan bagian dari sistem reproduksi perempuan. Payudara meskipun ciri khas perempuan tapi tidak termasuk dalam bagian utama sistem reproduksi perempuan. Keberadaan payudara hanya diperlukan untuk menyusui anak setelah anak lahir. Sistem reproduksi perempuan terdiri atas sepasang ovarium, dua tuba fallopi, sebuah uterus, mulut rahim (serviks), vagina dan vulva (mulut vagina).

Ovarium adalah testis bagi perempuan. Sel telur dihasilkan perempuan dalam ovarium. Pada saat lahir, ovarium memiliki sekitar 230 ribu sampai 400 ribu bakal calon sel telur. Namun, hanya sekitar 400 sampai 500 sel telur yang menjadi matang dan siap di buahi. Ukuran sel telur antara 0,132 mm sampai 0,135 mm. Dari ovarium, sel telur akan dibawa ke tuba fallopi. Di dalam tuba fallopi, sel telur matang itu siap untuk dibuahi. Pada saat tersebut, dinding uterus akan menebal sebagai persiapan jika sel telur dibuahi. Jika tidak dibuahi, sel telur dan dinding uterus akan luruh. Hal tersebut dikenal sebagai menstruasi atau haid.

Mulut rahim atau serviks adalah pintu uterus (rahim). Serviks membatasi uterus dengan vagina. Di dalam serviks terdapat kelenjar yang menghasilkan mucus yang berfungsi melawan sperma untuk masuk ke uterus saat menstruasi. Itu sebabnya tidak akan terjadi kehamilan jika melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi.

Vagina merupakan saluran berdinding tipis dan elastis. Dinding vagina memiliki pembuluh darah yang akan membesar saat mengalami kenikmatan seksual atau selama melahirkan. Pada saat terangsang, pembuluh darah menekan dinding vagina, yang lantas menghasilkan cairan yang membasahi dinding vagina sehingga pada saat ada penetrasi penis, vagina tidak merasakan sakit.

Berbeda dengan vagina, vulva adalah istilah untuk organ eksternal perempuan. Banyak yang menyebutnya sebagai mulut vagina. Vulva terdiri dari pubis, bibir dalam (labia), klitoris, pintu masuk ke vagina dan saluran keluar kencing. Pubis adalah bagian yang menutupi tulang pubik, dan biasanya ditutupi oleh rambut. Pada bagian pubis ini terdapat sejumlah besar saraf perasa. Oleh sebab itu perempuan gampang terangsang jika disentuh daerah pubisnya.

Labia adalah bibir vagina. Bentuknya mirip kantong buah pelir (skortum) bagi laki-laki. Pada orang yang melakukan operasi dari laki-laki menjadi perempuan, kantong buah pelir digunakan untuk membentuk labia. Perannya menutupi vulva. Klitoris juga ditutupi oleh labia. Organ yang satu ini mirip ujung penis. Di dalamnya terdapat ratusan saraf erotik. Inilah salah satu bagian dari tubuh perempuan yang paling sensitif menghasilkan sensasi erotik dan orgasme.