Suplemen Peningkat Libido

PEMBESARAN PROSTAT

Ketika seorang pria mendekati usia 45 tahun, prostatnya mungkin mulai membesar. Dalam kasus tertentu, ukurannya bisa mencapai seperti buah jeruk dan menekan aliran kemih yang melalui uretra, kata Dr. Stanisic. Kondisi ini disebut benign prostatic hyperplasia (BPH), dan ini merupakan masalah prostat yang paling umum.

Mengapa prostat membesar? Ini pertanyaan yang sulit dijawab, tetapi sebagian dokter berpendapat bahwa kecenderungan kelenjar ini untuk membengkak boleh jadi berhubungan dengan hormon pria testosteron. Orang yang dikebiri (orang kasim) tidak pernah menderita BPH. Namun bagi sebagian besar pria lain, kondisi ini sesuatu yang lazim. Kondisi ini menimpa hingga 15 persen pria 40 tahunan dan 60 persen pria 50 tahunan.

Dalam kasus-kasus lanjut, pembesaran prostat dapat menghentikan aliran urin sama sekali. Jika anda tidak segera mencari pertolongan dokter, anda akan memerlukan pembedahan, yakni operasi prostat yang disebut transurethral resection. Istilah lain untuk prosedur ini adalah Roto-Rooter, yakni dokter memasukkan sebuah selang sangat kecil ke dalam uretra untuk membuang bagian prostat yang menekan uretra. Ini menyakitkan, tidak menyenangkan, dan memerlukan waktu beberapa bulan untuk pulih secara penuh.

"Testosteron merupakan bahan bakar bagi prostat," kata Kennet Goldberg, M.D., pendiri dan direktur Male Health Center di Dallas. "Kami telah menemukan bahwa jika anda dapat menurunkan kadar testosteron, berarti anda memperlambat pembesaran prostat."

Ada dua macam obat yang dapat membantu meringankan gejala BPH, kata Dr. Stanisic. Finasteride (Proscar) berfungsi mengurangi ukuran prostat sampai sekitar 20 persen, yang cukup untuk. melancarkan aliran urin. Obat lain, terazosin Hydrochloride (Hytrin) berfungsi melemaskan otot-otot leher kandung kemih dan prostat agar uretra dapat terbuka. Maka, apabila anda mengalami pembesaran prostat, tanyakan kepada dokter apakah obat-obat ini dapat meringankan masalah anda.