Seks Saat Hamil

Dokter Boyke yang terhormat,
Saya perempuan berusia 25 tahun, saat ini saya sedang hamil pertama kali, dengan usia kandungan 8 bulan. Dengan perut yang sudah membesar ini, saya bingung mengabulkan permintaan suami untuk berhubungan intim. Karena ia memiliki gairah yang besar, sehingga sering mengajak berhubungan intim.
Saya khawatir terjadi sesuatu pada bayi di dalam kandungan, bila menuruti permintaannya. Tapi, bila tidak dikabulkan, saya takut ia marah.

Apa yang harus saya lakukan? Dok, toleransi berhubungan intim pada perempuan hamil seperti saya ini, sebaiknya berapa kali seminggu? Biasanya, kami berhubungan intim, 2 hari sekali, bahkan sebelumnya hampir setiap hari. Pada kehamilan berapa bulan, sebaiknya hubungan intim ini dihentikan. Dok, apa punya saran yang bisa saya terapkan untuk memenuhi keinginan seksual suami yang begitu menggebu? Bila saya melahirkan kelak, berapa lama saya harus berpuasa? Bagaimana kalau suami terus menagih, sementara saya terkena larangan untuk berhubungan intim? Ada cara lain dok? Please……

Prianti Arinanti
Bandung

Jawab:

Hubungan seks di saat hamil diperbolehkan selama kondisi ibu dan janin baik. Pada kehamilan 8 bulan dengan perut yang besar tentunya perlu disiasati agar posisi hubungan membuat Anda tetap nyaman. Posisi yang dianjurkan adalah wanita di atas (posisi female superior) atau suami mendatangi Anda dari belakang (dog position). Posisi wanita di bawah dan suami di atas (missionary position) sebaiknya dihindari karena akan menekan perut Anda, sehingga anda tidak nyaman. Posisi itu juga seringkali membuat nyeri dan ketuban pecah. Keinginan seks suami yang masih menggebu walaupun Anda sedang hamil, patutlah disyukuri. Hal itu menandakan suami semakin cinta pada Anda, karena telah memberinya keturunan (anak) padanya.

Jadi pada prinsipnya tak perlu menghentikan hubungan seks saat Anda hamil, selama Anda masih bisa melayani, layani saja. Gairah seks suami besar tak perlu dirisaukan selama Anda menikmatinya. Jadi tidak perlu cemas. Untuk menghadapi masa nipas di mana suami harus berpuasa 40 hari, Anda bisa mengakalinya dengan “oral seks”, atau menggunakan kedua payudara Anda hingga dia ejakulasi. Yang jelas jangan melakukan penetrasi vagina, cara lain kan boleh.